Home » Tips

Merawat Kambing Etawa 1

28 June 2009 3,324 views 10 Comments

MERAWAT ANAK KAMBING ETAWA Kembar tiga

kambing etawa Dalam menekuni bidang ternak kambing etawa tentu saja kita harus memiliki bekal pengalaman dan pengetahuan yang harus lumayan cukup, seperti ketika kita harus memiliki pengetahuan dan cara merawat kambing etawa pada saat melahirkan, kambing etawa memang tak semandiri kambing jenis lainya apalagi mengenai perawatan anak kambing setelah lahir.

Kambing jenis etawa yang di budidayakan oleh kebanyakan para peternak memanglah memiliki kunikan yang agak berbeda pada saat melahirkan anaknya, kambing jenis ini memiliki kelemahan dan nilai kematian yang tinggi jikala kambing etawa saat di lahirkan tidak mengalami bantuan dari peternak itu sendiri.

Kelahiran yang umumnya memang harus di tolong sampai saat menyusu pada jam yang pertama setelah melahirkan serta harus di bersihkan dari lapisan yang membungkus sejak lahir, dalam kelahiran yang normal biasanya kambing etawa beranak dua ekor dalam setiap kelahiran, namun tidak menutup kemungkinan kadang beranak satu ekor atau tiga ekor sekali walau kadang memiliki jarak satu jam perkelahirannya.

Pada kelahiran yang lebih dari dua ekor memanglah sangat jarang namun saya sendiri telah mengalami berkali kali memiliki induk yang melahirkan lebih dari dua ekor dalam satu kali melahirkan, tentu saja kita harus ekstra hati hati dan sangat rumit jika menangani atau merawat anak kambing yang terlahir kembar tiga ekor, sebab jika kita tidak jeliĀ  maka kita akan gagal memiliki anak kambing etawa.

Perawatan cempe ( anak kambing ) yang kembar tiga memang butuh pengawasan yang lebih lama dan hati hati sampai anak kambing tersebut berumur satu bulan bahkan lebih, beberapa pengalaman saya berkali kali gagal memelihara ketiganya karena biasanya satu atau dua diantaranya mati karena kalah dalam menyusu ke induknya, kejadian ini ternyata sangat sering dialami oleh banyak peternak yang ada di lingkungan saya, maka biasanya para peternak tidak mengharapkan kelahiran yang lebih dari dua ekor karena induk kambing biasanya hanya memiliki dua puting susu untuk menyusui anak kambingnya.

Dalam waktu yang berbeda saya mendapati salah satu dari induk kambing saya yang beranak tiga ekor dalam sekali kelahiran yang memiliki jarak sekitar satu jam pada setiap kelahiranya, pada jam pertama ketiga cempe tersebut memiliki berat badang yang berimbang dan hampir rata rata sama satu dengan yang lainya, kemudian saya memiliki inisiatif untuk memisahkan ketiga anak tersebut dari induknua dengan meletakan ketiga anak kambing tersebut kedalam kotak yang menhindarkan anak kambing dari jangkauan induknya.

kambing etawa Tentu saja kita akan lebih repot ketika memisahkan anak kambing dari induknya karena mau tak mau kita harus menyusukan anak kambing tersebut kepada induknya dengan jadual yang kita buat, pada 24 jam pertama saya menyusukan anak kambing tersebut satu persatu setiap 3 jam sekali dengan sangat teratur untuk membagi susu induknya ke setiap anak kambing yang lahir tersebut, karena jika kita tidak maka salah satu dari anak kambing tersebut akan tidak mendapat jatah asupan susu dari induknya.

Menyapih atau memisahkan anak kambing etawa yang baru lahirĀ  yang kemudian kita atur dalam menyusukan ke induk kambing atau tidak membiarkan menyusu sendiri ternyata menjadi solusi yang baik ketika kita memiliki anak kambing yang lebih dari dua ekor dan ternyata juga menjadi solusi yang baik ketika kita mendapati induk yang kurang memiliki susu atau mengalami produsi susu yang relatif kurang sebab kita bisa membantu dengan membuatkan susu tambahan dari susu bubuk atau bisa juga memberikan susu dari induk yang lain dengan cara di susukan melalui dot atau tabung susu kecil.

Setelah memiliki pengalaman tersebut hingga kini saya tidak pernah lagi repot dengan masalah kelahiran anak kambing etawa yang lebih dari dua ekor.

sedang pengalaman mengenai perawatan anak kambing yang di sebabkan karena induknya tidak berproduksi susu akan saya tulis di postingan pengalaman berikutnya

salam peternak

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Slashdot
  • Technorati
  • Facebook
  • MySpace
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • Live
  • email
Tags: bakalan/cempe kambing etawa super, bibit, budi daya etawa, cempe, cempe kambing, Donorejo, indukan kambing, Kaligesing, Kambing Etawa, kambing peranakan etawa, pandanrejo, Pengalaman, Penulis, perawatan anak kambing, reproduksi kambing, somoroto, ternakan, tlogoguwo
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

10 Comments »

  • KangBoed said:

    Wooooow.. semangat terus yaaaaaaa..
    Salam Sayang

  • suwung said:

    kan tuku siji kang

  • suwung said:

    kapan ketemu terus diriku diajari ya?

  • Etawa Jaya said:

    Artikel panjenengan bagus-bagus,
    Sangat memotivasi perkembangan peternakan kambing etawa.
    Kami juga menulis seputar langkah awal membudidayakan ternak kambing etawa http;//www,etawajaya,com/memulai-beternak-kambing-etawa/

    Salam Etawa Jaya

    Hendra Hidayat

  • Kambing Etawa (author) said:

    yup makasih sekali mas

  • Kambing Etawa (author) said:

    sing rego pironan hahaha

  • Kambing Etawa (author) said:

    terima kasih mas salam peternak

  • syauqi said:

    pengasuh ………..!
    saya adalah pemula dalam merawat cempe PE merasa sedikit khawatir terhadap si cempe ini karena dia telah disapih dari awal kelahirannya dan tidak lagi menyusu pada induknya, bagaimana solusinya agar dia mau menyusu dengan dot secara teratur, saat ini usianya 1 bulan. saya tahu keadaannya telah lapar akan tetapi saat diberi susu dot tidak mau diminum.

    terima kasih atas jawabannya.
    salam peternak.

  • hendras said:

    mas jika anakannya dikasih susu bayi gimana?

  • Kambing Etawa (author) said:

    jikala induknya kekurangan susu biasanya kita kasih susu bayi yang berkisar umur 0-1 pada prinsipnya selama tidak mencret bisa kita gunakan juga susu sapi untuk membantu

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.