Home » Tips

Kandang Kambing Etawa

26 February 2009 15,881 views 47 Comments

Kandang Kambing EtawaDalam melakukan kegiatan beternak kambing etawa tentu akan muncul persoalan tempat memeliharanya , yaitu kandang kambing.

Sebenarnya kandang kambing etawa secara umum memiliki fungsi yang serupa dengan rumah atau merupakan tempat untuk tinggal bagi ternak  , jadi bayangkan saja ketika kita menjadi kambing ( hahaha ) tentu kita harus memiliki keseriusan dan ketelitian agar kandang tersebut menjadi nyaman bagi kambing yang akan tinggal di dalamnya.

Pada perinsipnya membangun kandang etawa adalah memiliki tujuan agar kambing etawa nyaman dan bisa bereproduksi secara normal.

Dalam membangun  kandang kambing etawa hendaknya memiliki fungsi sebagai berikut :

Kandang Kambing Etawa1. Kandang Kambing adalah tempat aktifitas kambing ,seperti makan ,tidur,kencing,minum dan lain sebagainya.

2. Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari panas , hujan,dan terpaan angin.

3. Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari pemangsa atau hewan penggangu lainya

4. kandang kambing sebagai pencegah liarnya kambing etawa ,atau menghindarkan kandang4kambing untuk memakan dan merusak tanaman lain.

5. Kandang kambing sebagai tempat penjagaan dan pengawasan ternak

Membangun kandang kambing etawa memang agak lain dengan membangun kandang ternak seperti sapi atau kambing domba ,karena ke unikan kambing etawa ini terlahir dari sebuah kebiasaan masyarakat di sekitar ternak itu berasal dari Kec Kaligesing Kab Purworejo.

Tentu melalui proses perkembangan serta uji kelayakan di lapangan yang cukup lama dan panjang yang dilakukan para peternak di desa kami hingga kini melahirkan desain yang di sepakati oleh sebagian besar peternak di lingkungan saya.

Kandang Kambing EtawaKandang Kambing Etawa biasanya di buat berpanggung dengan tujuan air kencing dan kotoran bisa jatuh ke bawah melalui sela lantai panggung ( tataban ) karena kotoran dan air kencing akan menganggu kesehatan ternak jikala bersentuhan langsung dengan kaki kambing.

Lantai bawah panggung biasanya juga merupakan tempat mengumpulkan kotoran kambing yang bisa di gunakan menjadi pupuk, bahkan beberapa teman peternak yang sudah maju biasanya membuat lantai ini dengan di semen dan dibuat kemiringan agar supaya kotoran mudah mengumpul , bahkan ada juga yang di desain untuk mengumpulkan air kencing kambing yang juga sebagai pupuk.

Membangun kandang kambing etawa memang sebaiknya tidak terlalu dekat dengan pemukiman namun jikala terpaksa juga tidak terlalu riskan karena jika kita rajin membersihkan dan dengan sanitasi kandang yang baik tidak menimbulkan bau yang menganggu, kebanyakan peternak di lingkungan saya juga membangun tidak jauh dari rumah, namun jikala anda membangun dengan tujuan untuk memelihara dalam jumlah banyak tentu harus di perhitungkan lebih matang.

Untuk skala pemeliharaan dalam jumlah kecil di bawah sepuluh ekor tentu sangat sederhana dan murah ,karena pada perinsipnya se ekor kambing membutuhkan luas 1,5 m untuk ruang geraknya .

Membangun kandang etawa memang harus di batasi, tentu agar membatasi ruang gerak yang berlebihan ,karena jika berlebihan gerak kambing jenis ini akan lama perkembangannya.

Kenapa kandang etawa harus di sekat….? membuat kandang kambing etawa memang harus di sekat antara kambing satu dengan yang lain kambing ras etawa biasanya beradu jika di kelompokan lebih dari 2 ekor yang tidak se induk.dan kambing ini memang harus di pisah dari pejantan ( trus kapan kawinnya hahaha nanti kita bahas lain postingan )

Membuat kandang kambing etawa haruslah memiliki tempat yang tidak terlalu banyak angin karena kambing jenis ini mudah kembung atau memiliki kelemahan tidak tahan terhadap tiupan angin yang terlalu kencang namun harus memiliki fentilasi yang cukup.

Kandang Kambing EtawaMemperhatikan hal hal tersebut Insya Allah menepis anggapan kalo beternak etawa itu susah, bahkan tidak sedikit orang mengira bahwa kambing jenis ini susah di pelihara di daerah datar ( atau non pegunungan ) sebenarnya hanya karena tidak memahami kemauan dan kebiasaan kambing saja, jika kita memahami dan mempelajari dengan seksama tentu akan mendapatkan solusi dalam beternak kambing ini.

Beternak kambing etawa adalah sebuah Infestasi yang nyata dan tak membutuhkan teori stastistik yang muluk muluk , jika petani dilingkungan saya bisa tentu anda juga bisa…..

Beternak Kambing Etawa adalah sebuah usaha yang nyata ……

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Slashdot
  • Technorati
  • Facebook
  • MySpace
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • Live
  • E-mail this story to a friend!
Tags: Kaligesing, Kambing Etawa, kambing pe, kandang kambing, pembuatan kandang kambing etawa, peternakan etawa, peternakan kambing, prospek bisnis kambing etawa, Purworejo
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

47 Comments »

  • gajah_pesing said:

    Sek apik kandangku neng Kebun Binatang Surabaya

    [Reply]

  • ciwir said:

    sepakat….,
    beternak kambing memang usaha nyata.
    aku sak jane kepengen kang.
    *rencanane nek minggu besok bagamaina saya ke gunung kelir?*

    [Reply]

  • SURABAYA KREATIF said:

    HARUS KREATIF DALAM MENJALANKAN USAHA SUPAYA HASILNYA OPTIMAL

    [Reply]

  • endar said:

    tiddak muluk muluk tetapi nyata. setuju banget kang

    [Reply]

  • suryaden said:

    kalo kandang kambingnya dekat hotspot adakah pengaruhnya kang, misale si kambing minta dibeliin letpo gitu…
    wahahha….

    [Reply]

  • Pradna said:

    “Beternak kambing etawa adalah sebuah Infestasi yang nyata”

    Nyatanya….kapan saia bisa ternak kambing etawa? :P

    [Reply]

  • Zhang said:

    Hebat banget blog ini…..
    Baru pernah tahu ada blog tentang kambing…. Baca2 terus ahhh….

    Btw, salam kenal ya…..

    [Reply]

  • Prospek Pekerjaan Marketing sendiri | Gunungkelir said:

    [...] bergantung pada nilai rupiah terhadap dolar,tentu praktis kegiatan saya banyak di rumah dan seputar kandang kambing etawa kesayangan [...]

  • mascayo said:

    wah.. ada blog kambing nih
    keren banget, keren.
    Bisa buat referensi nih
    baca-baca terus ah … sambil nunggu bahasan “kawinnya” hehehe

    [Reply]

  • itema_nis said:

    aq yang masih kuliah ini jadi pgn usaha kambing juga…
    tapi ko mahal banget yah harga 1 ekornya…
    prospek bwt jangka panjang…
    keren!

    [Reply]

  • arih yaksana bancin said:

    kandang kambing secara umum telah di tuliskan….

    bagus deh bagi pemula untuk berusaha peternakan kambing….

    [Reply]

  • FAHMY HASAN said:

    4 tahun lagi saya pensiun tetapi mulai saat ini saya sudah pengin memanfaatkan peluang usaha beternak kambing karena saya melihat potensi usaha ini di daerah saya sangat menjanjikan prospeknya. Dimana saya mendapatkan kursus panduan usaha tersebut.Ada yang mau membantu saya (?)
    terima kasih.

    FAHMY HASAN

    [Reply]

  • wiwid said:

    saya masih minim tentang ternak kambing apalagi kambing Etawa. Kambing etawa sudah kenal sejak kecil, cirinya ya yang memiliki telinga panjang(gombloh jw), namun mendalami secara detail belum. saat ini kepengin ternak kambing itu, permassalahannya gimana untuk memulainya, dan dimana bisa mendapatkan bibitnya. kira2 memerlukan anggaran berapa untuk ternak kecil2an. trim wiwid

    [Reply]

  • gus-mar said:

    mas numpang kenal. saya termasuk pemula melihara kambing, tolong dong saya kasih info tentang bagaimana mbuat kandangnya yang benar . terimakasih

    [Reply]

  • Beternak Kambing Etawa | kambingetawa.org said:

    [...] 3. Manajemen dan Sistem Perkandangan [...]

  • boy said:

    ak punya PE tapi saya lepas disamping rumahku krn byk hijauan liar.
    berternak PE dilepas di padang ruput bisa berhasil pa ga ya?,
    aku minta ciri2 kandang sehat.
    trims………..

    [Reply]

  • boy said:

    ak punya PE tapi saya lepas disamping rumahku krn byk hijauan liar.
    berternak PE dilepas di padang ruput bisa berhasil pa ga ya?,
    aku minta ciri2 kandang sehat.
    trims………..

    [Reply]

  • boy said:

    aku juga minta siklus kawin, menyusui, menyapih/istirahat.
    saya tunggu balasanya

    [Reply]

  • ngaso - sajenak said:

    Untuk daerah Jatim, bibit yang bagus di mana?

    kemudian contoh analisis usahanya seperti apa?

    [Reply]

  • arif malang said:

    setuju bgt…………..:-)
    udh 1 thn ini aku mulai ternak kambing,hasilnya jg cukup lumayan
    meskipun ortu yg jalanin. jd pingin cepat2 plg nih.

    [Reply]

  • agung said:

    bener saya juga dah mulai kira2 bulan april 2009 ambil 3 indukan n sekarang dah beranak 4 (3 jantan, 1 betina)dengan modal +- 18 jtan, anaknya dah ada yang nawar 10 jtan, bravo PE

    [Reply]

  • agung said:

    bener tuh…..
    saya juga dah mulai kira2 bulan april 2009 ambil 3 indukan n sekarang dah beranak 4 (3 jantan, 1 betina)dengan modal +- 18 jtan, anaknya dah ada yang nawar 10 jtan, bravo PE

    [Reply]

  • Cak Yoes said:

    Salut Kang,

    Hebat bener blognya sampean…nambah wawasan untuk bisa mandiri…Mau nanya…kira-kira di Gresik bisa enggak ya… kita awalnya miara yang udah siap kawin atau yang masih cempe/anakan? berapa modal terkecilnya kang?

    Thanks atas pencerahannya..

    [Reply]

  • rahma said:

    wah menari sekali yah, ilmu baru…bolehkan saya sebarkan biar manfaatnya lebih meluas.

    [Reply]

  • adie said:

    helloooooooooooo…

    [Reply]

  • adie said:

    saya dari malaysia.. baru saja ingin menceburi pernterakan kambing secara komersial. saya ingin memiliki kambing etwa, bagaimana caranya mendapatkan kambing baka yang baik…seperti KAMBING ETAWA ( KALIGESING )

    2. bagaimana cara pembeliannya? serta kos / ekor dan pengankutannya?

    terima kasih semua….
    adie

    [Reply]

    L-sutrisno Reply:

    Dear Adie di Malaisya

    Mencari bibit kambing yang baik itu gampang-gampang susah,sebaiknya adhi harus bener-benar tahu dan ngerti tenatang kambi tersebut, kemudian gimana proses pengangkutan, gimana proses karantinanya.

    [Reply]

  • ragil said:

    saya juga baru mulai ternak kambing nih… tolong bimbingannya ya…

    [Reply]

  • Achmed said:

    Wedhus ae nduwe blog, kok sampeyan2 pada ora nduwe. Mosok kalah ambek wedhus.

    [Reply]

  • ASEP said:

    KLO SAYA INGIN MLIHARA KAMBING ETAWA,COCOKNYA DAERAH SEPERTI AP?KLO MU BLI BUAT TERNAK DI DAERAH MANA…

    [Reply]

  • raka said:

    aku bekerja di samarinda , punya kambing pe 12 ekor tak gaduhkan di desa girimulyo. skr udah lumayan hasilnya

    [Reply]

  • Mas 9uN said:

    kiro-kiro le gawe kandang seng ora okeh angine kii piye?? nek modal 5.000.000 sebaiknya investasi wedus yang bagaimana? ben cepet dapet untunge…hehehehe

    [Reply]

  • pak hadi said:

    investasi nyata sih sepakat, tapi ini kan hewan ternak(bisa diperbanyak), artinya semakin banyak populasi di masyarakat maka nilai akan turun(hukum pasar).

    bukannya psimis, setiap usaha harus ada analisa dan penerawangan ke depan.

    dulu waktu belum banyak yang punya, pasti mahal banget. sekarang dah agak terjangkau masyarakat menengah, semua berbondong2 pelihara. sedangkan pemasukan terbesar dari penjualan kambing. suatu saat, pasar akan kebanjiran kambing Etawa dan harga pasti jatuh. semakin lama ditahan (dengan orientasi diperbanyak)maka harga semakin jatuh… meskipun kita punya banyak stock. berarti kita merugi dalam investasi karena pasti dijual dengan harga pasar. Dalam investasi waktu adalah emas. kita terlena oleh waktu, maka akan tergilas oleh pasar!!!!

    SOLUSI :
    pilihlah kambing Etawa yang GRADE A dan kembangkan di setiap daerah di Indonesia!!!,
    kerana, meskipun kemungkinan besar harga jatuh. Kualitas tetap tidak bisa bohong!!!
    Dan pemilik kambing lah yang menentukan harga, karena kambing tidak menganut hukum pasar lagi.
    sehingga, meskipun suatu saat harga jatuh Pemilik kambing grade A mampu bertahan di tengah BADAI PASAR YANG KEJAM!!!!

    tap, jangan kuatir bos!, harga masih bagus kok!

    hidup AGRO Indonesia…

    salam hangat,

    [Reply]

    tony_sapi Reply:

    Pak Boss Hadi yth,
    Solusi yang anda sampaikan sangat menarik, walaupun saya masih agak bingung mencernanya.
    Kalau seumpamanya saya membeli indukannya Grade A, apakah turunannya juga akan Grade A semua. Kalau iya, masalah bisa dianggap tidak ada, selain masalah mekanisme pasar yang berlaku umum.
    Kalau anakannya tidak Grade A, apakah berarti kita merugi Pak ?
    Mohon maaf pertanyaannya terkesan sangat awam, karena memang saya tidak atau belum tahu berapa persen probabilitas indukan grade A memberikan anakan grade A juga.
    Terimakasih dan salam hormat
    Tony_Sapi

    [Reply]

    ivan k atmaia Reply:

    mas…saya ivan dari sumatera utara..saya sangat tertarik untuk beternak etwa gred A tapi gimana saya bisa mendapatkan bibit etawa tersebut…apakah bisa saya membeli d pternakan milik mas…dan apa bisa jg d kirim k sumatra utara..??? tolong d beri tanggapannya ya mas.
    Thx ivan -SUMUT

    [Reply]

  • Erlangga said:

    artikelnya menarik..
    mohn izin menyadur bos…
    o ya saya taruh juga link ke web site ini dari blog saya..
    http://www.susuwedus.wordpress.com

    matursuwun bos…

    angga

    [Reply]

  • nandito said:

    luar biasa … maju terus pertenak indonesia

    [Reply]

  • khairul hisham said:

    banyak informasi yang dapat membantu penternakan saya…
    Terima kasih…bapak…

    [Reply]

  • Joko Y said:

    Salut dengan optimisme-nya. Semangat ini saya kira bisa menular…. Tapi baguslah. Saya kira soal pasar masih terbuka lebar. Pasar tidak hanya ada di lokal Indonesia saja. Di negara lain bisa dicoba. Prinsipnya, jangan kita merusak pasar dengan tidak lagi menghargai pentingnya kualitas. OK, kapan-kapan saya belajar ke G. Kelir.

    [Reply]

  • wakhid said:

    berapa harga bibit kambing etawa jantan/betina

    [Reply]

  • Hendra said:

    ok banget infonya…

    [Reply]

  • mifta said:

    cak aku pingin tuku bibitnya dimana yang dekat kota jombang cak.njaluk infone

    [Reply]

  • barley said:

    salam kenal aja….

    [Reply]

  • Pemberdayaan al-an'am said:

    Semua yang diciptakan Alloh pasti ada manfaatnya dan kambing etawa juga terbukti memiliki beberapa manfaat selain dagingnya,saya akan ikuti terus perkembangannya

    [Reply]

  • rafi said:

    g mana cara menghindari bau dari kndang…????????

    [Reply]

  • Giatkan Masaran, Sragen said:

    Kalo PE tidak dikandang alias liar tinggal di kebun bikin ulah tidak yaa

    [Reply]

  • DANI said:

    MAS SAYA MAU BELI BIBIT ERAWA GRED A SAYA DARI MEDAN BISA G PENINGIMAN SAMPAI K MEDAN..??DAN GIMANA DENGAN BIAYA KIRIMNYA..?? DAN BERAPA HARGA PEJANTAN DAN BETINA INDUK YAG SDH SIAP PRODUKSI..???

    [Reply]

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.